Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Dari Pilkades ke DPRD Morowali Utara: Seberapa Besar Peluang Tiga Peraih Suara Terbanyak?

353
×

Dari Pilkades ke DPRD Morowali Utara: Seberapa Besar Peluang Tiga Peraih Suara Terbanyak?

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Morowali Utara tidak hanya menghasilkan 52 kepala desa terpilih. Hasil kontestasi tersebut juga melahirkan sejumlah figur dengan perolehan suara signifikan yang dinilai dapat menjadi modal awal apabila di kemudian hari memilih berkiprah dalam politik elektoral.

Berdasarkan hasil penghitungan suara Pilkades, Saharuddin terpilih sebagai Kepala Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, dengan raihan 1.057 suara. Di posisi berikutnya, Haerudin Aziz kembali terpilih sebagai Kepala Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, dengan 1.044 suara. Sementara itu, Suaib memenangkan Pilkades Desa Panca Makmur, Kecamatan Soyo Jaya, dengan perolehan 907 suara.

Direktur Eksekutif Komite Observasi Publik, Analisis, dan Lingkungan (KOPAL) Institute, Andi Makkasau, S.AN, mengatakan besarnya dukungan yang diperoleh ketiga kepala desa tersebut menunjukkan adanya basis sosial dan tingkat penerimaan yang kuat di wilayah masing-masing.

“Perolehan suara di atas 900 hingga 1.000 menunjukkan mereka mampu membangun kepercayaan masyarakat dan mengonsolidasikan dukungan pada tingkat desa. Dari perspektif politik, kondisi seperti ini dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi partai politik ketika melakukan penjaringan calon legislatif,” kata Andi, Rabu, 22 Juli 2026.

Namun, Andi menegaskan bahwa hasil Pilkades tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan peluang kemenangan pada Pemilu Legislatif. Menurut dia, Pilkades dan pemilu legislatif merupakan dua kontestasi yang memiliki karakteristik berbeda.

“Dukungan dalam Pilkades umumnya dibangun melalui kedekatan sosial, rekam jejak pelayanan, dan hubungan langsung dengan masyarakat desa. Sementara dalam pemilu legislatif, seorang calon harus mampu menjangkau pemilih yang lebih luas serta bersaing dalam sistem kepartaian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam praktik politik, terdapat kepala desa yang berhasil memperoleh suara besar di wilayahnya, tetapi tidak berhasil meraih kursi legislatif karena dukungan tersebut tidak berkembang ke wilayah lain dalam daerah pemilihan.

“Perolehan suara yang besar di satu desa merupakan modal politik, tetapi belum tentu mencukupi untuk memenangkan pemilu legislatif. Faktor lain, seperti perluasan jaringan politik, strategi kampanye, dukungan partai, serta dinamika kompetisi di daerah pemilihan juga sangat menentukan,” katanya.

Menurut Andi, apabila pada masa mendatang Saharuddin dan Haerudin Aziz memutuskan maju sebagai calon anggota DPRD, keduanya memiliki keuntungan berupa basis dukungan dari kawasan Petasia yang selama ini dikenal memiliki jumlah pemilih cukup besar di Morowali Utara. Sementara Suaib dinilai memiliki modal sosial yang kuat di Kecamatan Soyo Jaya.

Meski demikian, Andi menekankan bahwa penilaian tersebut merupakan analisis politik yang bersifat hipotetis dan bukan prediksi atas hasil pemilu mendatang.

“Setiap pemilu memiliki dinamika yang berbeda. Karena itu, tidak tepat menyimpulkan bahwa perolehan suara dalam Pilkades otomatis akan berbanding lurus dengan hasil pemilu legislatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepala desa yang ingin mencalonkan diri sebagai anggota DPRD wajib memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai pengunduran diri dari jabatan apabila dipersyaratkan.

Menurut Andi, hasil Pilkades dapat dipandang sebagai salah satu indikator awal dalam membaca munculnya figur-figur lokal yang memiliki legitimasi politik di tingkat desa. Namun, keberhasilan dalam kontestasi politik pada tingkat yang lebih tinggi tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk dukungan partai politik, perluasan basis pemilih, strategi politik, serta pilihan politik masyarakat pada saat pemungutan suara berlangsung. (Pedo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *