INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang juga salah satu calon gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang menyampaikan kepada Prof. Nurdin Abdullah, kandidat nomor urut 3, pada Debat Publik Pertama Pilgub Sulawesi Selatan 2018, bahwa Pemerintah Provinsi dan daerah harus membangun kordinasi yang baik. Kamis (29/3/2018)
Saat sesi tanya jawab sesama kandidat, Agus Arifin Nu’mang melontarkan pertanyaan mengenai polemik Investor di Bantaeng yang selama ini menjadi pertanyaan di masyarakat.
“Kita ingin kejelasan kenapa ada masalah yang tidak bisa anda atasi, ini perlu agar para investor ini tetap akan masuk ke Sulawesi Selatan, publik juga harus mengetahui persoalan ini” ujar Agus di Sandeq Ballroom Hotel Grand Clarion Makassar
Prof. Nurdin Abdullah mengaku, Pemerintah Provinsi Sulsel tidak melirik Bantaeng sebagai potensi, ia menjelaskan bahwa untuk pengurusan amdal saja membutuhkan proses yang cukup lama
“Jadi saya undang tanggal 5 bulan Mei, kita akan melaunching export perdana nikel, jadi sebenarnya bukan tidak berhasil, Sulsel tidak melirik Bantaeng sebagai potensi, jadi jujur saja saya amdal saja lama sekali dari Provinsi baru keluar inikan harus kita sinergikan kalau provinsi dengan daerah sinergi percepatan bisa lebih cepat lagi”
Wakil Gubernur dua periode ini menjawab, pemerintah provinsi dan kabupaten Bantaeng harus saling berkordinasi, dari data yang di peroleh, Pelabuhan di Kabupaten Bantaeng tidak berfungsi dengan baik, juga terkait Export dan pembangkit listrik yang belum rampung
“Bukan tidak bisa bersinergi tetapi kita butuh kordinasi, tentu ini harus kita lakukan sebenarnya, karena berdasarkan analisa dari staf ahli bahwa pelabuhan yang anda bangun itu ini tidak bisa berfungsi sepanjang tahun karena persoalan ombak begitu juga saya justru bertanya kok bisa terjadi export sedangkan pembangkit listrik belum selesai.
Lanjut Agus, “Ini juga saya sampaikan saya bukan menyerang pak Nurdin, kita bersahabat tetapi publik pun harus tahu persoalan anda sebenarnya juga persoalan kami, kami mau membantu anda cuma memang kita perlu saling kordinasi karena Bantaeng ini adalah bagian dari Provinsi Susel kalau investasinya lambat ini tentu investor akan ragu masuk dan juga akan berdampak pada Kabupaten lain” Pungkas Agus.
Liputan:Noya | Editor:Zhakral














