Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Dipecat Sepihak, Puluhan Tenaga Upah Jasa Pemkab Lutim Matangkan Persiapan Unjuk Rasa

534
×

Dipecat Sepihak, Puluhan Tenaga Upah Jasa Pemkab Lutim Matangkan Persiapan Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Puluhan tenaga upah jasa Pemkab Luwu Timur menggelar rapat konsolidasi, Kamis (22/04/2021) malam.

Rapat konsolidasi bersama serikat pekerja Luwu Timur ini dalam rangka membahas persiapan unjuk rasa.

Unjuk rasa tersebut akan dilakukan lantaran mereka diberhentikan secara sepihak dari tempat kerja.

“Ini rapat konsolidasi bersama tenaga upah jasa dari Pemda Luwu Timur,” ungkap Abdul Rauf Dewang selaku pendamping yang juga MPO serikat pekerja Luwu Timur.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan pematangan konsep guna menggelar unjuk rasa yang akan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, para tenaga upah jasa sangat didzolimi oleh pemangku kebijakan.

“Pemangku kebijakan jangan bertangan besi, mereka ini hanya mencari sesuap nasi bukan untuk mencari kekayaan,” tandas Rauf.

Lanjutnya, kalau pemangku kebijakan berdalih kalau pemecatan dilakukan berdasarkan evaluasi, mana hasilnya?.

“Ini kan lucu, dipecat dulu baru dievaluasi. Mari kita buka-bukaan apa masalahnya mereka dipecat sepihak, kalau persoalan Pilkada bilang,” geram Rauf.

Jangan bawa-bawa Pilkada dipersoalan ini, kalau pemangku kebijakan mengatakan demikian buktikan dong, jangan hanya berlindung dibalik kursi empuk, tandasnya.

Nah, kalau misalkan mereka mengatakan iya, berarti mereka (pemangku kebijakan-red) berpihak dong di Pilkada kemarin, wow ada apa ini? sampai level bawah disikat, ujarnya lagi.

Mengenai tindakan itu, ketika DPRD tidak bisa menyikapi maka Insya Allah kami akan turun jalan untuk menggelar demonstrasi besar-besaran, pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang tenaga upah jasa dari petugas Damkar yang enggan ditulis namanya mengatakan, kalau dirinya bersama 20 orang lainnya resmi diberhentikan.

Menurutnya, dari pengakuan teman kalau petugas Damkar SK kami tidak lagi diperpanjang.

Bahkan petugas damkar yang sudah menerima SK perpanjangan sudah membentuk grub WhatsApp baru sesuai perintah pimpinan, terangnya.

“Sampai saat ini kami tidak tahu apa alasan pimpinan OPD Satpol PP dan Damkar memberhentikan kami secara sepihak,” tutupnya.

Lain halnya pengakuan Kasat Pol PP dan Damkar, Indra Fauwzi saat dihubungi melalui telepon genggamnya belum lama ini.

Indra Fauwzi mengatakan siapa yang dipecat, tidak ada yang dipecat, singkatnya saat itu.

Untuk diketahui, puluhan tenaga upah jasa dari OPD Pemkab Luwu Timur diberhentikan sepihak dari tempat kerjanya.

Mereka antara lain, 21 petugas Damkar, 7 orang Satpol PP, 5 orang tenaga kebersihan dan beberapa tenaga upah jasa yang digoyang isu pemecatan seperti di Kesbangpol Lutim.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *