Example 728x250
Example 728x250
Input Parlemen

DPRD Luwu Timur Minta Opini WTP Tak Berhenti di Atas Kertas

40
×

DPRD Luwu Timur Minta Opini WTP Tak Berhenti di Atas Kertas

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menilai raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas pengelolaan anggaran, bukan sekadar capaian administratif.

Pernyataan itu disampaikan setelah Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali memperoleh opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Predikat tersebut menjadi WTP ke-14 yang diraih daerah itu dan yang ke-12 secara berturut-turut.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Penyerahan berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa, 2 Juni 2026. Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, turut mendampingi dalam agenda tersebut.

Harisah mengatakan opini WTP merupakan indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah memenuhi standar pemeriksaan. Namun, menurut dia, capaian tersebut harus diikuti dengan peningkatan manfaat belanja daerah bagi masyarakat.

“DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap penggunaan anggaran berlangsung transparan, akuntabel, dan benar-benar berdampak pada pelayanan publik,” kata Harisah.

Ia menegaskan lembaganya akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan APBD agar program pembangunan berjalan sesuai sasaran, efektif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Harisah, keberhasilan mempertahankan opini WTP juga menjadi pengingat bagi seluruh organisasi perangkat daerah untuk terus memperbaiki disiplin administrasi, menaati ketentuan perundang-undangan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada publik.

Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mempertahankan opini tertinggi atas laporan keuangan. Ia berharap capaian tersebut diikuti dengan penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyebut raihan WTP merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh perangkat daerah. Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *