INPUTRAKYTA_JAKARTA, – Aktor Dwi Sasono tampil berbeda dalam film terbaru Jangan Buang Ibu. Dalam official trailer yang baru dirilis, Dwi memerankan sosok ayah problematik yang kerap membentak, berkata kasar, hingga melakukan kekerasan terhadap keluarganya.
Karakter tersebut menjadi kontras dengan citra Dwi Sasono yang selama ini dikenal sebagai sosok family man. Penampilannya di film produksi Leo Pictures itu pun menjadi salah satu sorotan utama menjelang penayangan film pada 25 Juni 2026.
Setelah sebelumnya merilis trailer yang menyoroti perjuangan seorang ibu membesarkan tiga anaknya, trailer terbaru memperlihatkan sisi lain dari keluarga tersebut, yakni absennya figur ayah dan dampaknya terhadap kehidupan anak-anak.
Film Jangan Buang Ibu mengangkat kisah tiga anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah. Kondisi itu membuat mereka menghadapi berbagai persoalan saat beranjak dewasa.
Dwi mengaku memerankan karakter ayah yang bermasalah menjadi tantangan tersendiri baginya. Meski demikian, ia memahami bahwa karakter tersebut memiliki alasan tersendiri dalam mendidik anak-anaknya.
“Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal seperti dia,” ujar Dwi Sasono.
Dalam kehidupan nyata, Dwi mengaku memiliki pandangan berbeda mengenai pola asuh anak. Menurutnya, anak bukanlah sepenuhnya milik orangtua.
“Parenting yang saya jalani terhadap anak-anak saya, saya percaya anak-anak saya itu bukan milik saya, tapi mereka itu milik semesta. Saya percaya setiap kelahiran itu punya misinya masing-masing, punya blueprint-nya masing-masing,” katanya.
Trailer terbaru juga menampilkan karakter Tria yang diperankan Saputra Kori. Tria merupakan anak bungsu Ibu Ristiana yang tumbuh tanpa mengenal sosok ayahnya sejak masih dalam kandungan.
Ketiadaan figur ayah membuat Tria tumbuh menjadi remaja yang cukup nakal di sekolah. Namun berkat kasih sayang dan didikan sang ibu, ia berusaha memperbaiki dirinya.
Film Jangan Buang Ibu dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.














