Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

KDMP Desa Laskap Rampung 100 Persen, Pemdes Segera Bentuk Ulang Kepengurusan

188
×

KDMP Desa Laskap Rampung 100 Persen, Pemdes Segera Bentuk Ulang Kepengurusan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM, – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Laskap, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, telah rampung 100 persen.

Desa Laskap menjadi salah satu dari dua desa di Kecamatan Malili yang telah menyelesaikan pembentukan KDMP secara penuh, bersama Desa Pasi-Pasi.

Kepala Desa Laskap, Herman Zein, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan bahwa meski proses pembentukan KDMP telah selesai, pemerintah desa masih akan melakukan pembentukan ulang struktur kepengurusan, ungkapnya, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, kepengurusan sebelumnya memang telah terbentuk, namun dalam perjalanannya terdapat sejumlah pengurus yang mengundurkan diri sehingga diperlukan penyusunan kembali agar roda organisasi koperasi dapat berjalan lebih efektif.

“Untuk saat ini kepengurusan KDMP akan kami bentuk kembali. Sebelumnya memang sudah terbentuk, namun ada beberapa pengurus yang keluar, sehingga akan dilakukan pembentukan ulang agar kepengurusan dapat berjalan dengan baik,” ujar Herman Zein.

Ia menegaskan, pembentukan ulang pengurus dilakukan untuk memastikan KDMP memiliki kepengurusan yang solid dan mampu menjalankan program-program koperasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Herman juga berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi pelengkap administrasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga. Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar tujuan pembentukan koperasi dapat dipahami dan didukung bersama.

“Harapan kami selaku Pemerintah Desa Laskap, sosialisasi kepada masyarakat harus terus dikedepankan. Tujuan utama KDMP adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga seluruh program yang dijalankan nantinya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tutupnya.

Dengan rampungnya pembentukan KDMP di Desa Laskap dan Desa Pasi-Pasi, diharapkan kedua desa tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Malili dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *