INPUTRAKYAT_LUTIM,– Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Salasia (32), korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha.
Bupati Irwan mengaku prihatin atas peristiwa yang merenggut nyawa seorang ibu rumah tangga tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Bupati Irwan, Jumat (24/7/2026).
Irwan juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak boleh dianggap sebagai persoalan pribadi yang dibiarkan berlarut-larut.
Menurutnya, apabila terjadi persoalan dalam rumah tangga, penyelesaiannya harus mengedepankan dialog, musyawarah, serta melibatkan keluarga maupun pihak yang berwenang jika diperlukan.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk membangun keluarga yang harmonis dengan mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dan menyelesaikan setiap persoalan tanpa kekerasan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan kekerasan. Mari saling menjaga, saling menghormati, dan segera mencari jalan keluar yang baik apabila terjadi konflik dalam keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, kasus dugaan KDRT yang menimpa Salasia saat ini masih ditangani aparat kepolisian. Terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. (Solihin).














