Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

KWT Wulasi Mandiri Hadir, Desa Manurung Perkuat Pertanian Organik Berkelanjutan

28
×

KWT Wulasi Mandiri Hadir, Desa Manurung Perkuat Pertanian Organik Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM – Semangat para perempuan tani di Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya membuahkan hasil. Kelompok Wanita Tani (KWT) Wulasi Mandiri dijadwalkan resmi diluncurkan pada Selasa, 28 Juli 2026.

Peluncuran ini menjadi momentum penting dalam pengembangan pertanian organik berbasis masyarakat yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan, berkelanjutan, dan mendukung ketahanan pangan desa.

KWT Wulasi Mandiri merupakan wadah bagi perempuan tani yang memiliki komitmen kuat mengembangkan pertanian organik. Saat ini kelompok tersebut terdiri dari 12 orang.

Sebelumnya, organisasi ini pernah memiliki 25 orang, namun berbagai tantangan yang dihadapi tidak mematahkan semangat para anggotanya untuk terus bertahan dan melanjutkan program yang telah disepakati bersama.

Dengan tekad yang kuat, para anggota KWT terus membangun kawasan budidaya pertanian organik sebagai pusat pengembangan pertanian sehat sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Keunggulan budidaya yang dikembangkan KWT Wulasi Mandiri terletak pada penggunaan pupuk kompos sebagai sumber nutrisi tanaman tanpa memanfaatkan pestisida berbahan kimia. Seluruh proses budidaya dilakukan secara alami sehingga menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Penerapan konsep pertanian organik ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

Selain menjaga kualitas hasil panen, metode tersebut juga diharapkan mampu mempertahankan kesuburan tanah dan mengurangi risiko pencemaran akibat penggunaan bahan kimia.

Launching KWT Wulasi Mandiri merupakan hasil kolaborasi antara kelompok tani dan Pemerintah Desa Manurung di bawah kepemimpinan Kepala Desa Irwan Jafar. Pemerintah desa memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian organik sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Melalui peluncuran ini, KWT Wulasi Mandiri diharapkan terus berkembang menjadi pusat edukasi dan percontohan pertanian organik di Kabupaten Luwu Timur.

Kehadirannya juga diharapkan mampu menginspirasi kelompok tani lainnya untuk menerapkan sistem budidaya yang lebih sehat, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat desa. (Solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *