INPUTRAKYAT_MORUT,–Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi ngopi bareng wartawan di Cafe Magasi, Rabu (20/12/2023) sore.
Turut mendampingi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Morut, Rahmawati Donda dan Kabag Prokopim, Herry Yohanes Pinontoan.
Dikesempatan tersebut, Bupati Morut Delis Julkarson Hehi membeberkan beberapa pencapaian visi misi Kabupaten Morowoli Utara sampai akhir tahun 2023.
Ia mengatakan, visi misi Kabupaten Morowali Utara adalah, Sehat, Cerdas dan Sejahtera. Untuk disegi sehat, tenaga medis kami ditempat tugaskan hingga ke pelosok.
“Kami juga telah membangun beberapa bangunan Puskesmas yang sempat belum rampung,” ujarnya.
Bahkan kata dia, tahun ini Rumah Sakit kembali kita bangun yang nantinya memiliki eskalator.
Untuk disisi Cerdas, kami lakukan peningkatan sumber daya manusia, dimana kita kirim beberapa tenaga guru untuk belajar hingga keluar negeri.
“Tidak hanya itu, beberapa tenaga guru di dipelosok yang hanya tamatan SMA untuk melanjutkan pendidikannya, semuanya itu ditanggung oleh Pemda,” bebernya.
“Kita juga memprogramkan bantuan beasiswa hingga ke strata dua,” papar Delis.
Masih dikatakannya, untuk menunjang tenaga pengajar di sekolah, Pemda menyalurkan satu lektop satu sekolah, dan hal ini kita akan kembali lanjutkan tahun depan.
Lanjutnya, tiap tahun kita mendapatkan kuota penerimaan P3K, itu kita lakukan agar tenaga pengajar kita serta tenaga kesehatan bisa tersentuh hingga kepelosok.
“Banyak Kabupaten/kota menolak P3K karena melihat postur anggaran, tapi Morowali Utara tetap kita buka, karena peninggataman SDM perpu dilakukan,” jelasnya.
Sementara disegi cerdas, Morowali Utara memiliki beberapa tambang, dan kita tidak mau putra daerah tertinggal karena hanya tidak memiliki skil.
“Makanya, kita buka pelatihan driver di Dinas ketenaga kerjaan, hingga pengurusan sio, dan setelah selesai pelatihan, mereka akan dipekerjakan di perusahaan seperti GNI,” jelasnya.
“Di Morut hadir pula perusahaan NNI, makanya kita canangkan perusahaan-perusahaan nantinya agar bekerja sama dengan perusahaan daerah (Perusda),” ujarnya.
Menurutnya, semua sayur mayur, buah-buahan, daging dan sebagainya harus melalui Perusda untuk mensuplay ke perusahaan yang dikerjasamakan.
“Perusda ini juga akan bertugas mensortir kelayakan sayur mayur dan bahan pokok lainnya untuk dimasukkan ke perusahaan,” terang Delis.
Ia mengungkapkan, jika ini dilakukan untuk bagaimana mensejahterakan masyarakat kita dengan kehadiran perusahaan.
Olehnya itu tambahnya, tahun depan saya berharap teman-teman media memberikan masukan dan kritik.
“Saya tidak anti kritik, tetapi harus sesuai dengan fakta,” pungkas orang nomor satu di Morowali Utara ini.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














