INPUTRAKYAT_MAJENE, — Pemerintah Desa Pundau, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, terus memperkuat langkah pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi bersama TNI, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu. Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Dusun Kane’i, Sabtu (30/5/2026), yang turut didampingi oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1401-03/Sendana, Pratu Stanis Ari Anggara.
Kegiatan Posyandu ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan tumbuh kembang balita terpantau secara optimal sejak dini. Kehadiran Babinsa di tengah pelayanan kesehatan masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah desa dan TNI dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.
Di lokasi kegiatan, Pratu Stanis Ari Anggara tampak aktif membantu kader Posyandu dan tenaga kesehatan dalam proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pendataan perkembangan balita. Ia juga membantu menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak yang menjalani pemeriksaan kesehatan.
Selain mendukung kelancaran pelayanan, Babinsa bersama petugas kesehatan turut melakukan pemantauan dan pencatatan perkembangan balita sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko gangguan pertumbuhan. Data yang diperoleh menjadi dasar penting dalam menentukan langkah penanganan dan intervensi yang tepat bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Secara terpisah, Danramil 1401-03/Sendana, Kapten Inf Wardi, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan nyata TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, Babinsa memiliki peran strategis untuk hadir di tengah masyarakat, membantu memantau kondisi kesehatan ibu dan anak, serta berkolaborasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam mengatasi berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang anak.
Melalui sinergi yang terus terjalin antara Pemerintah Desa Pundau, TNI, tenaga kesehatan, dan kader Posyandu, diharapkan upaya pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi Majene yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai investasi pembangunan daerah di masa depan. ZHR/RZ














