INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah memberlakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas (PTMT). Hal itu dilakukan sejak Senin (24/05/2021).
Diberlakukannya PTMT, tentu tak terlepas dari penerapan protokol kesehatan, mulai dari mengatur jarak, menyiapkan tempat cuci tangan dan paling terpenting menggunakan masker.
Peduli akan hal seperti itu, Najamuddin anggota DPRD Luwu Timur kepada media ini mengaku akan menyisihkan gajinya Rp 1 juta perbulan untuk membeli masker lalu menyumbang ke sekolah.
“Saya akan menyumbangkan masker yang akan digunakan oleh guru dan siswa yang melakukan pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah di Luwu Timur dengan menyisihkan gaji Rp 1 juta perbulan selama 6 bulan ditahap pertama ini,” ucap Najamuddin, Selasa (25/05/2021).
Ditanya alasannya menyumbangkan masker ke sekolah kata ketua Bappilu partai Golkar itu, bahwa kesiapan pembelanjaan masker di sekolah sangat terbatas, termasuk dari Dinas pendidikan sendiri yang belum menganggarkan pembelian masker untuk sekolah yang memulai pembelajaran tatap muka dengan sekolah dimasa pandemi virus yang mematikan ini.
Sehingga secara pribadi saya terpanggil untuk menyumbangkan masker ke sekolah walaupun jumlahnya sangat terbatas, sambung Najamuddin, anggota DPRD dua periode ini.
“Yah’ dengan saya lakukan seperti ini saya berharap ada pula pihak lain yang juga ikut terpanggil untuk menyumbangkan masker ke sekolah guna membantu pencegahan Covid-19, walaupun saat ini angka penularan corona dalam sepekan ini di Luwu Timur mulai menurun,” tutup Najamuddin.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














