INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Keamanan dan kenyamanan rutinitas belajar mengajar SMK Negeri 6 Makassar terganggu dengan kondisi tembok pembatas Hotel Four Point by Sheraton Makassar, yang tampak miring.
Tembok Pembatas yang berada tepat di belakang SMK 6 yang berdampingan langsung Hotel Four Point by Sheraton Makassar, kondisinya kini sangat memprihatinkan, pasalnya tembok tersebut miring condong tepat ke arah sekolah.
Pihak sekolah mengkhawatirkan kondisi tersebut, ditakutkan sewaktu-waktu bisa rubuh dan membahayakan Siswa-siswi
Kepala Sekolah SMK 6 Makassar H. Amar Bachti mengungkapkan Awal Masuk menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMKN 6 ini, telah diberitahu oleh para Guru mengenai tembok miring tersebut
Abdul Rahmat Guru Olahraga dan sekaligus Kordinator Lingkungan Hidup di Sekolah menjelaskan bahwa pihak Hotel Four Point sudah pernah datang kemari sekitar 2 -3 bulan yang lalu dan berjanji akan memperbaiki batas tembok yang semakin miring seperti mau rubuh, akan tetapi sudah 2 bulan lebih kami menunggu, pihak Hotel tidak juga membongkar dan memperbaiki tembok tersebut.
H. Amar Bachti selaku Kepsek SMK 6 meminta pihak Hotel Four Point by Sheraton Makassar untuk segera melakukan penggantian tembok
“Saya tidak katakan perbaikan tapi yang saya mau katakan bahwa penggantian tembok batas ini harus segera dilakukan, sebab ini bukan hal yang harus diperbaiki lagi, kondisi tembok ini miring sudah tidak mungkin lagi di pertahankan dengan pondasi yang ada, tidak akan layak lagi karena kemiringan nya sudah sangat jauh” ujar kepsek SMKN 6 H. Amar Bachti saat di temui di Sekolah, Jln Landak Baru, Senin (5/3/2018)
Dalam waktu dekat pihak SMKN 6 berencana akan bersurat ke managemen hotel Four Points by Sheraton
“Kami akan menyurati resmi pihak hotel untuk segera memberi perhatian paling tidak bahwa kami mengharapkan untuk segera di lakukan penggantian tembok” ungkap Kepsek SMK6
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan terjadi, Kepsek SMK 6 telah menghimbau dan memberi peringatan kepada para anak didiknya agar tidak lagi mendekati tembok pembatas tersebut
“Kami sudah menghimbau anak-anak untuk parkir di samping tembok itu, saya sudah menginstruksikan untuk tidak lagi menggunakan lahan yang kosong di samping tembok itu” jelas H. Amar Bachti.
Liputan:Noya | Editor:Zhakral














