INPUTRAKYAT_PANGKEP– Tim SAR gabungan kesulitan mengevakuasi jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh menabrak lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan satu orang korban sudah ditemukan dengan kedalaman sekitar 200 meter dari puncak gunung. Namun jenazah korban belum bisa dievakuasi.
“Saat ini, Korban belum bisa diangkat karena kondisi cuaca. Bahkan beberapa kali di coba untuk dievakuasi tapi tidak berhasil. Tim sar masih berada disana dekat jenazah ,”Kata Andi Sultan
Dari 11 Orang yang berada diatas pesawat. Namun baru satu orang berhasil ditemukan jenazahnya oleh tim SAR Gabungan.
Saat ini Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban lain sekitar lokasi pesawat ATR 42-500 jatuh.
Diketahui sebelumnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026. Dan berdasarkan dokumen manifes, sebanyak 11 orang yang diperkirakan berada di dalam pesawat.














