Example 728x250
Example 728x250
Berita

Warga Jeneponto Keluhkan Kelangkaan BBM di SPBU, Diduga Terjadi Akibat Pembelian Jirgen Skala Besar

70
×

Warga Jeneponto Keluhkan Kelangkaan BBM di SPBU, Diduga Terjadi Akibat Pembelian Jirgen Skala Besar

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT.ID-JENEPONTO — Sejumlah warga di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengeluhkan sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat.

Stok BBM di SPBU kerap habis dalam waktu singkat, sehingga warga terpaksa membeli bensin eceran di pinggir jalan dengan harga yang jauh lebih mahal.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh Irma, seorang warga Kecamatan Binamu. Ia mengaku terpaksa berkeliling ke beberapa lokasi SPBU demi mengisi tangki sepeda motornya, namun hasilnya nihil.

“Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jeneponto cepat habis, sehingga sulit untuk memperoleh BBM untuk kendaraan motor,” ujar Irma.

“Tadi saya mengunjungi beberapa SPBU untuk mengisi BBM, tapi stok BBM-nya sudah habis. Agar tidak mendorong motor, saya terpaksa membeli bensin eceran di jalan dengan harga yang cukup beda jauh dari SPBU. Saya membeli bensin 1 liter seharga Rp14 ribu,” tambahnya.

Irma menduga, cepat habisnya pasokan BBM di SPBU disebabkan oleh maraknya pelayanan pembelian menggunakan jeriken dalam jumlah atau skala besar.

Pihak SPBU disinyalir melayani pembelian jeriken tersebut dengan dalih untuk kebutuhan sektor pertanian.

Namun, Irma mempertanyakan kebenaran alasan tersebut mengingat kondisi wilayah yang saat ini tengah dilanda musim kemarau.

“Apakah di musim kemarau ini masyarakat Jeneponto masih banyak bercocok tanam, sehingga banyak yang mengambil BBM di SPBU dengan skala besar?” pungkasnya penuh tanya.

Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak terkait dan aparat penegak hukum segera turun tangan mengawasi pendistribusian BBM di SPBU Jeneponto agar pasokan untuk masyarakat umum dan pengendara harian tetap terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *