INPUTRAKYAT_LUTRA,–Perencanaan Rehab Rumah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara yang berkisar senilai 300 juta yang bersumber dari Dana APBD itu menuai respon yang kurang baik dari masyarakat.
“Ini sangat disayangkan, alokasi anggaran negara ini diperuntuhkan untuk hal yang kurang menyentuh,Buang-Buang Anggaran,kepentingan masyarakat luas, ungkap salah satu masyarakat Luwu Utara, Andi Syafiuddin Patahuddin, Senin (22/10/18).
Dirinya sangat menyayangkan adanya pembangunan itu dengan anggaran yang cukup besar
Ia menjelaskan, Pagar yang ada sekarang ini masih bagus dan kokoh,begitu pula item pekerjaan lainnya seperti kamar mandi dan lain-lain,kenapa harus bangun pagar baru lagi,kata dia.
“Kan lebih bermanfaat jika anggaran tersebut dialokasi kearah yang jauh lebih bermanfaat dan menyentuh langsung masyarakat luas” terangnya.
Saat ini masih ada kurang lebih 200 KK warga Luwu Utara yang bermukiman 3 km dari rujab Bupati Luwu Utara yang belum bisa menikmati air bersih, baik untuk mandi, mencuci ataupun untuk minum. Saat ini kering tanpa setetes air pun yang mengalir ke rumah penduduk.
Bahkan kata dia, selama ini masyarakat mengkomsumsi air dari sumber air danau yang kualitas sumber airnya tidak bagus karena berwarna dan tidak jernih, Dan saat ini sumber air danau tersebut kering sehingga warga harus kesungai untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.
“Sangat memprihantinkan rasanya melihat kehidupan warga ini, bagaimana mau berkembang baik jika anak-anak mereka mengkomsumsi air yang tidak sehat, ada baiknya anggaran untuk renovasi Rujab Bupati dan Wakil Bupati dialokasikan untuk masyarakat yang saat ini membutuhkan air bersih ini,” tandasnya.

Liputan: Rk | Editor: Amk.














