INPUTRAKYAT_JENEPONTO-Bakal calon bupati jeneponto, H Paris Yasir turut berduka cita atas meninggalnya Rusli korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, ungkapan duka di sampaikan setelah Paris mendapatkan informasi duka itu.
“Semoga amal ibadah Almarhum selama di dunia diterima dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,”kata Paris Yasir
Atas insiden menyedihkan ini mantan wakil Bupati Jeneponto itu mengingatkan kepada seluruh warga Jeneponto yang mengadu nasib di Papua untuk selalu berhati-hati, dan selalu dalam lingkungan Allah SWT.
“Semoga warga jeneponto yang berada dirantauan selalu dalam lindungan Allah SWT,”katanya.
Sebelumnya Warga Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi selatan menjadi korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Korban di tembak dan dibakar bersama kendaraan miliknya.
“Jenazah korban saat ini sudah berada disalah satu rumah sakit di Papua dan kondisinya mengenaskan,”kata Kerabat korban, Tajuddin melalui Via WhatsApp
Ia mengatakan jenazah korban tak bisa lagi dikenali akibat mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya.
“Korban ( Rusli) ditembak dan dibakar bersama mobilnya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB, dan viral beredar di Sosial media,”katanya
Ia menyebut kejadian terjadi sekitar jam 1 siang waktu Indonesia timur. Dimana korban usai mengantar penumpang dari enaro ke madi.
“Korban dihadang oleh KKB usai mengantar penumpang dari enaro ke madi,”katanya
Diketahui, Rusli korban kebrutalan KKB meruapakan warga Desa Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi selatan.
Sementara Kepala Desa Bulusibatang, Faisal membenarkan bahwa korban Rusli merupakan warga Bulusibatang.
“Korban merupakan warga Bulusibatang, dan juga keluarga,”kata Faisal via what shap














