Example 728x250
Example 728x250
Input Parlemen

Belajar dari Maros, DPRD Luwu Timur Cari Model Baru Pengelolaan Perpustakaan

25
×

Belajar dari Maros, DPRD Luwu Timur Cari Model Baru Pengelolaan Perpustakaan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM, — Komisi I DPRD Luwu Timur tidak ingin pengembangan perpustakaan daerah berhenti pada urusan koleksi buku dan ruang baca. Mereka mendatangi Kabupaten Maros dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mencari pola yang bisa diterapkan di Luwu Timur.

Kunjungan konsultasi dilakukan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Bagi DPRD, kunjungan itu menjadi kesempatan untuk melihat langsung pendekatan yang dapat memperluas fungsi perpustakaan. Salah satu gagasan yang menjadi perhatian adalah Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial atau TPBIS.

Anggota DPRD Luwu Timur, Rusdi Layong, mengatakan pendekatan tersebut menempatkan perpustakaan bukan semata sebagai tempat memperoleh bahan bacaan. Perpustakaan dapat menjadi sarana masyarakat mendapatkan pengetahuan dan mengasah keterampilan.

Konsep itu dinilai memiliki ruang untuk dikembangkan di Luwu Timur, terutama jika dikaitkan dengan kebutuhan masyarakat dan program pemberdayaan.

“Perpustakaan tidak lagi hanya tempat membaca buku. Perpustakaan harus menjadi ruang tumbuh masyarakat, tempat belajar dan berkarya, sekaligus meningkatkan keterampilan,” kata Rusdi.

Menurut dia, perpustakaan yang dikelola dengan pendekatan tersebut dapat membuka akses pembelajaran bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan produktivitas.

Karena itu, hasil konsultasi dengan dua instansi perpustakaan tersebut akan menjadi referensi bagi DPRD dalam berdiskusi dengan pemerintah daerah mengenai pengembangan program literasi.

Rusdi berharap pengalaman yang diperoleh dari Maros dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak berhenti sebagai bahan kunjungan kerja.

“Kami berharap apa yang kami dapatkan dari dua kunjungan ini bisa dikembangkan di Luwu Timur. Kami ingin perpustakaan semakin dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *