INPURAKYAT_MAKASSAR—Senin (29/11/2018) Himpunan Mahasiswa Enrekang yang tergabung dalam Solidaritas Masserumpulu gelar aksi unjuk rasa di bawa jemabtan layang makassar untuk mendukung Imran (20 tahun). Aksi ini adalah bentuk protes setelah Imran menjadi korban begal dan menyebabkan tangan korban putus.
Puluhan mahasiswa ini menutup setengah jalur di jalan Urip Sumoharjo Makassar, mereka membawa spanduk bertuliskan desakan bagi TNI POLRI untuk menyusut tuntaskasus begal Imran. Mereka juga meminta aparat kepolisian menjaga kondusif di kota Makassar utamanya dari begal.
“Hari ini juga kami meminta kepada aparat TNI untuk turun menindak tegas begal”teriak salah satu mahasiswa.
Dalam orasinya mahasiswa meminta begal di tindak tegas pelaku begal jika perlu harus di tembak mati, untuk memberikan efek jerah bagi pelaku begal.
“Kami meminta begal di tembak mati” Teriak salah satu Orator aksi unjuk rasa
Aksi yang awalnya berlangsung damai sempat tengang saat mahasiswa menutup seluruh jalur dan membuat macet jalur masuk ke jalan ap pettarani. Keributan dapat di hindari setelah petugas kepolisian memberikan waktu berorasi dan meminta mahasiswa bubar dengan damai setelah orasi selesai.
Liputan: Freeya |Editor|AMK














