INPUTRAKYAT_MORUT,–Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara, Sulteng, didominasi dihuni tahanan narkoba.
Kepala Lapas Kelas III Kolonodale, Arifin Akhmad menyebut sebanyak 80 persen warga binaan kami terpidana kasus narkoba, ungkapnya, Sabtu (18/5/2024).
“80 persen terpidana narkoba, dan 20 persen lainnya tersangkut kasus kriminal lainnya seperti perkelahian, pencurian dan sebagainya,” ujar Arifin.
Meski begitu kata dia, selama di Lapas para warga binaan kami tekankan pendekatan keagamaan. Yang agama muslim wajib sholat, demikian halnya mereka yang beragama lain.
“Di lapas ini terdapat Masjid dan Gereja, jadi tidak ada lagi alasan tidak beribadah. Ini dilakukan agar mereka menyadari perbuatannya untuk kejalan yang benar ketika bebas nantinya,” jelas Arifin.
Lanjutnya, agar warga binaan tidak jenuh selama menjalani masa tahanan, maka kita menyiapkan usaha-usaha yang dapat menghasilkan skil dan pengetahuan.
Seperti kata dia sembari memperlihatkan usaha yang dimaksud yakni, menjahit, bercocok tanam, membuka usaha pencucian mobil, berjualan makanan dan pertukangan.
Pantauan media ini, khusus pertukangan mereka membuat furniture kayu dan minimalis serta interior ruangan yang hasilnya tak kalah bagus dari usaha diluar lembaga.
“Kita siapkan alat pertukangan untuk mereka gunakan, jadi kalau ada yang dari luar Lapas memesan, silahkan kita akan buatkan sesuai pesanannya,” tutup Arifin.














