Pospera Minta DPRD Serius Perjuangkan Nasib Upah Jasa

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Saat ini nasib tenaga upah jasa disetiap OPD belum ada kejelasan alias berada di ujung tanduk.

Pasalnya, hingga hari ini beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum mengeluarkan surat kontrak kerja ke tenaga upah jasa.

Mirisnya lagi, puluhan tenaga upah jasa dikabarkan sudah diberhentikan dari tempat kerjanya.

Seperti, 21 petugas Damkar, 7 orang dari Satpol PP, 5 orang tenaga kebersihan DLH dan satu orang di BKPSDM.

Menyikapi hal itu, Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Luwu Timur, Erwin R Sandi mengapresiasi langkah DPRD khususnya Komisi I untuk melakukan hearing.

“Kami mengapresiasi tindakan DPRD untuk menghearing sejumlah OPD yang bersoal, agar menuai kepastian nasib upah jasa,” ungkapnya, Jumat (09/04/2021).

Persoalan ini sangat perlu anggota dewan menyikapi, jangan hanya bertindak ketika Kepala OPD yang bergeser, sementara giliran tenaga upah jasa malah memilih bungkam.

“Kasihan tenaga upah jasa ini harus kehilangan mata pencaharian. Dan perlu diketahui upah mereka itu hanya Rp 1 juta perbulan dan cukup untuk sesuap nasi,” tandasnya.

Nah’ kalau hal ini dibiarkan, kemana hati nurani kita, jangan biarkan orang terdzolimi, dan perlu pemangku kebijakan ketahui bahwa persoalan itu akan mereka pertanggungjawabkan di akhirat kelak, pesannya.

Konsekuensi politik memang ada, tapi tak perlulah menyentuh ke level masyarakat bawah, kasihan para tenaga upah jasa tersebut. Mereka bekerja bukan untuk bisa kaya, tapi hanya untuk menyambung hidup.

Olehnya itu, kami meminta dengan tegas agar anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat serius menangani persoalan ini, karena nasib mereka ada ditangan anda, sekali lagi jangan tutup mata melihat kedzoliman.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *