Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Tahun 2019, Lutim Keciprat DAK Rp 89,7 Milyar, Ini Rinciannya

457
×

Tahun 2019, Lutim Keciprat DAK Rp 89,7 Milyar, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Berdasarkan informasi yang dihimpun InputRakyat.co.id, dikabarkan tahun 2019 Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, keciprat Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari Pemerintah pusat senilai Rp. 89.761.291.000 Milyar.

DAK fisik tersebut terbagi tiga macam yakni, DAK Reguler, Penugasan dan Afirmasi, yang masing-masing senilai Rp. 60,8 Milyar, Rp. 19,037 Milyar serta Rp. 9,8 Milyar.

Rinciannya, untuk DAK Reguler yakni, bidang pendidikan Rp. 7,9 Milyar, bidang kesehatan dan KB Rp. 11,1 Milyar, air minum Rp. 2,7 Milyar, sanitasi Rp. 2,5 Milyar, pertanian Rp. 3,5 Milyar, kelautan dan perikanan Rp. 1,3 Milyar, jalan Rp. 31,6 Milyar.

Untuk DAK Penugasan pada bidang kesehatan Rp. 1,4 Milyar, air minum Rp. 1,4 Milyar, sanitasi Rp. 1,6 Milyar, pasar Rp. 5,9 Milyar, irigasi Rp. 7,8 Milyar dan lingkungan hidup Rp. 655 juta.

Sementara DAK Afirmasi untuk bidang pendidikan Rp. 608 juta, transportasi Rp. 5,1 Milyar, air minum Rp. 900 juta dan sanitasi Rp. 3,2 Milyar.

Untuk diketahui, yang dimaksud DAK Reguler adalah, DAK yang ditujukan untuk pelayanan dasar sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan target pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan mendukung ketersediaan sarana dan prasarana untuk pencapaian Program Presiden Ekonomi Berkeadilan.

DAK Penugasan yaitu, mendukung pencapaian prioritas nasional yang menjadi kewenangan daerah dengan lingkup kegiatan yang spesifik serta lokasi prioritas tertentu.

Sementara DAK Afirmasi yakni ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang fokus pada lokasi prioritas (Kecamatan) pada Kabupaten/Kota yang termasuk kategori daerah perbatasan, kepulauan, tertinggal dan transmigrasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala DPKD Lutim, Ramadhan Pirade kepada InputRakyat.co.id, Sabtu (03/11/18).

“Iye, tahun depan kita dapat DAK Rp. 89,7 Milyar. Nilai dana itu terbilang berkurang jika dibandingkan dana DAK tahun ini sebesar Rp. 150 Milyar,” beber Ramadhan.

Liputan: Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *