Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Waket Komisi I DPRD Morut Pimpin RDP Seorang Diri, Bahas Soal RS Pratama

744
×

Waket Komisi I DPRD Morut Pimpin RDP Seorang Diri, Bahas Soal RS Pratama

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,–Anggota legislatif, Arman Purnama Marundu memimpin langsung rapat dengar pendapat (RDP) soal Rumah Sakit Pratama Mayapuria Baturube, Kamis (30/1/2025).

Tampak Arman Purnama Marundu yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Morut seorang diri memimpin rapat, yang dihadiri Kabid Yankes, dr. Adriyanto, Koordinator perencanaan Dinkes, Rolex dan Plt Direktur RS Pratama Mayapuria, dr. Oslanto.

Untuk diketahui, RDP tersebut sebagai bentuk menyikapi beberapa permasalahan dan laporan masyarakat terkait mekanisme administrasi pelayanan dan sarana prasarana di RS Pratama.

“Jangan sungkan-sungkan ketika memenuhi undangan seperti ini, guna perbaikan dalam membangun daerah ini, karena pemerintah daerah adalah mitra kami (DPRD),” pinta Arman Marundu disela-sela rapat tersebut.

Ia menambahkan, bahwa tugas kami bukan mengeksekusi permasalahan ini tetapi merekomendasikan agar pemerintah daerah melaksanakan apa yang menjadi kesimpulan dalam rapat ini.

Diakhir RDP, menindaklanjuti beberapa masukan dan pendapat dari peserta rapat disimpulkan beberapa poin yakni,

Rumah Sakit Pratana Mayapura Baturube sudah terakreditasi paripurna namun sertifikat layak fungsi bangunan belum ada, hal ini akan di koordinasikan ke Dinas PUPR Morut untuk segera diproses.

Mengenai tidak adanya pelayanan rawat inap di RS Pratama saat ini dikarenakan kekurangan tenaga medis baik perawat maupun dokter spesialis maka pada bulan Februari 2025 akan dilakukan penempatan 4 dokter spesialis dengan dikoordinasikan ke dinas kesehatan dan RSUD Kolonodale untuk perizinan maupun penganggaran.

Kemudian susunan organisasi dan tata laksana di RS Pratama belum terbentuk dan belum diresmikan sebagai OPD segera diproses setelah sertifikat layak fungsi bangunan terbit. Soal UGD, akan dibuka kembali dengan pelayanan terbatas.

Ditemui usai rapat, Plt Direktur RS Pratama, dr. Oslanto mengatakan, bahwa RS tersebut sudah difungsikan sejak 14 November 2022 dan terakreditasi pada Oktober 2024, ungkapnya.

“Tahun ini RS ini mendapatkan anggaran sebesar Rp 6 Miliar yang diperuntukkan untuk sarana dan prasarana,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *