INPUTRAKYAT_LUTIM,–Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur, Satri mendorong warga untuk tetap meningkatkan minat baca meski di era digital.
“Meski saat ini sudah era digital, tetapi kita jangan meninggalkan budaya membaca buku,” pesan Satri, Selasa (04/01/2022).
Kebiasaan membaca memiliki beberapa pengaruh positif. Terkhusus anak-anak, dia akan terlatih berimajinasi, dan akan berfikir kreatif, terangnya.
“Saya lihat saat ini anak-anak kita lebih mengenal tekhnologi ketimbang membaca buku, seharusnya terlebih dahulu anak-anak dikenalkan budaya literasi, kemudian teknologi,” kata Satri.
Lanjutnya, kita sudah memiliki gedung perpustakaan baru yang dilengkapi segala fasilitas penunjang bagi anak-anak maupun warga.
“Nah, di gedung baru kita ini kami siapkan sekitar 20 ribu lebih buku dengan berbagai macam judul. Olehnya itu, kami mengajak warga Luwu Timur maupun anak-anak untuk datang membaca,” pintanya.
Tak hanya itu, kami juga siapkan dua unit kendaraan roda empat yang disebut perpustakaan keliling yang setiap hari turun ke desa-desa maupun sekolah.
“Di mobil ini kami siapkan pula berbagai macam buku untuk dibaca warga maupun anak-anak guna meningkatkan dan mendukung budaya literasi,” tutupnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














