Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

PT Vale Terus Bertumbuh dan Melangkah Maju Menuju Fondasi yang Lebih Kuat

38
×

PT Vale Terus Bertumbuh dan Melangkah Maju Menuju Fondasi yang Lebih Kuat

Sebarkan artikel ini
Screenshot

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Jakarta, 29 Juli 2026 PT Vale Indonesia mengumumkan hasil produksi dan kinerja keuangan untuk triwulan kedua tahun 2026

(2T26). PT Vale Indonesia Tbk mencatat produksi nikel dalam matte sebesar 16.153 metrik ton pada kuartal II 2026, naik sekitar 19% dibandingkan kuartal I 2026 yang mencapai 13.620 metrik ton. Dengan demikian, total produksi sepanjang semester I 2026 mencapai 29.773 metrik ton.

Perseroan menyebut kenaikan produksi

didorong oleh membaiknya kinerja operasional setelah rampungnya proyek Pembangunan Kembali Tanur Listrik 3 pada Juni 2026. PT Vale juga menyatakan tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target produksi 2026, didukung fokus pada keselamatan kerja, keandalan operasional, serta fundamental pasar nikel yang masih kondusif.

Selain produksi nikel dalam matte, PT Vale terus memperkuat platform pertumbuhannya melalui pengoperasian tiga hub pertambangan di Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa, yang menandai tonggak penting dalam transformasi Perseroan. Pada 2T26, Blok Bahodopi membukukan penjualan bijih nikel saprolit sebesar 1,07 juta wet metric ton (wmt), meningkat dari 886 ribu wmt pada triwulan sebelumnya, sehingga total volume penjualan pada semester pertama mencapai 1,96 juta wmt.

Mengikut Blok Pomalaa mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan bijih nikel menjadi 1,26 juta wmt pada 2T26, dibandingkan 89 ribu wmt pada 1T26, sehingga volume penjualan kumulatif pada semester pertama mencapai 1,35 juta wmt.

Kinerja kuat dari kedua proyek pertumbuhan tersebut menunjukkan keberhasilan peningkatan kapasitas operasi serta memperkuat strategi PT Vale untuk mendiversifikasi sumber pendapatannya dan membangun fondasi operasional yang lebih kokoh guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Meningkatnya (2T26) ditandai dengan EBITDA yang meningkat signifikan sebesar 45% secara triwulanan menjadi AS$116 juta. Pencapaian ini mencerminkan peningkatan operating leverage serta profitabilitas Perseroan. Sejalan dengan itu, laba bersih tercatat sebesar AS$61 juta, naik 39% dibandingkan AS$44 juta pada triwulan sebelumnya, yang semakin menegaskan pertumbuhan laba Perseroan di tengah lingkungan harga yang lebih kondusif.

Pada 30 Juni 2026, saldo kas dan setara kas tercatat sebesar AS$111 juta, dibandingkan AS$220 juta pada 31 Maret 2026, hal ini terutama mencerminkan aktivitas investasi yang terus berlangsung selama periode tersebut. Untuk mendukung keberlanjutan operasional sekaligus mempercepat pengembangan proyek-proyek pertumbuhan strategis, Perseroan juga merealisasikan belanja modal sekitar AS$116 juta selama periode tersebut.

Pada acara BNSI Autoclave Delivery Ceremony yang diselenggarakan pada 22 Juli 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, yang menegaskan pentingnya proyek tersebut secara strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *