INPUTRAKYAT_LUTIM,–Tertangkapnya 21 pelajar di Kabupaten Luwu Timur terlibat pengguna Narkotika jenis obat Pil PCC oleh Polres Lutim kemarin, tentu menjadi perhatian khusus bagi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Luwu Timur, terlebih para orang tua dalam mengawasi anaknya dikehidupan sehari-hari.
Pasca kejadian itu, BNK Lutim dikabarkan hari ini, Jumat (02/03/18), memboyong 21 pelajar tersebut ke BNK Palopo dalam tahap proses asesmen guna melakukan rehabilitasi, hal tersebut diungkapkan sekertaris BNK Lutim, Fahri kepada InputRakyat.co.id.
“Hari ini kami bawa mereka ke Palopo untuk dilakukan asesmen sesuai dengan proses yang berjalan, namun kami berharap 21 pelajar ini menjalani rehab berjalan mengingat bahwa mereka masih berstatus pelajar, namun keputusannya nanti kami kembalikan ke BNK Palopo. Artinya bahwa, kami dari BNK Luwu Timur hanya memfasilitasi, membiayai perjalanan mereka sampai selesai,” ujar Fahri.
Lanjutnya, BNK, Polres, Pemda Lutim siap mengurus dan memfasilitasi ke 21 pelajar tersebut,”pada intinya kami siap memfasilitasi mereka secara gratis,” kuncinya.
Senada dari itu ketua BNK Luwu Timur, Irwan Bachri Syam membenarkan pernyataan itu.
“Iye, hari ini rencananya 21 pelajar itu kami bawa ke BNK Palopo guna dilakukan rehabilitasi,” kata Irwan yang juga wakil bupati Lutim.
Atas kejadian itu kata Irwan, kami turut prihatin, namun dari persoalan ini kami (BNK-red) makin gencar melakukan sosialisasi atau pendekatan terhadap pelajar, masyarakat pada umumnya.
Tak hanya itu, kami berharap orang tua pelajar untuk bersama-sama berperan aktif dalam membina anaknya dikehidupan sehari hari khususnya pembinan rohani, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, imbuh Irwan.
Liputan: Amir | Editor: Amk.














